Makalah Database HRIS Ms.Word Klik Disini
Makalah Database HRIS Ms.Power Point Klik Disini
Rabu, 30 Desember 2015
Kamis, 10 Desember 2015
Jumat, 13 November 2015
Jawaban Kisi-kisi UTS Sistem Informasi Manajemen
KISI-KISI ULANGAN TENGAH SEMESTER
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Nama : Dita Anggiwibia
NIM : 11140252
Kelas : Jumat 09.50-12.20
1. Jelaskan
manfaat SIM dalam bidang pemasaran !
- Mengetahui formasi tentang bentuk persaingan yang mungkin akan dihadapi. Misalnya, perkiraan tentang prilaku pesaing dalam memasarkan, mempromosikan dan menjual produknya.
- Mengetahui Informasi tentang target gruops di masyarakat yang menjadi sasaran pemasaran, promosi, dan penjualan produk tertentu.
- Mengetahui Informasi tentang kepuasan konsumen, apakah ada complain atau bahkan tuntutan apabila mereka tidak puas dan merasa di rugikan oleh produsen tertentu.
2. Apa
yang kamu ketahui tentang SIM? Dan mengapa SIM sangat berperan penting dalam
sebuah manajemen?
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN : Jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dlm suatu sistem ( terintegrasi ) dengan maksud memberikan informasi ( yang bersifat intern dan ekstern ) kepada manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan.
Sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah organisasi karena sistem informasi berperan dalam menunjang kegiatan bisnis operasional, menunjang manajemen dalam pengambilan keputusan, dan menunjang keunggulan strategi kompetetif organisasi.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN : Jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dlm suatu sistem ( terintegrasi ) dengan maksud memberikan informasi ( yang bersifat intern dan ekstern ) kepada manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan.
Sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah organisasi karena sistem informasi berperan dalam menunjang kegiatan bisnis operasional, menunjang manajemen dalam pengambilan keputusan, dan menunjang keunggulan strategi kompetetif organisasi.
3. Jelaskan
sejaran SIM eksistensinya saat ini dan perkembangannya di masa depan !
Sejarah SIM : sistem terdiri dari komponen-komponen yang saling berkait dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. Ada sistem konseptual ada sistem fisik, ada sistem terbuka ada sistem tertutup, dan ada sistem alamiah ada sistem yang dibuat manusia. Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data dan mempunyai arti bagi pengguna untuk pengambilan keputusan. Informasi merupakan sumber daya konseptual, sumber daya fisik : manusia, uang, material, dan mesin. Informasi dikategorikan : informasi startegis, informasi taktis dan infromasi teknis.
Sejarah SIM : sistem terdiri dari komponen-komponen yang saling berkait dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. Ada sistem konseptual ada sistem fisik, ada sistem terbuka ada sistem tertutup, dan ada sistem alamiah ada sistem yang dibuat manusia. Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data dan mempunyai arti bagi pengguna untuk pengambilan keputusan. Informasi merupakan sumber daya konseptual, sumber daya fisik : manusia, uang, material, dan mesin. Informasi dikategorikan : informasi startegis, informasi taktis dan infromasi teknis.
Eksistensinya SIM sekarang : mampu membantu manusia dalam pencapaian tujuan secara teratur dan benar sesuai dengan langkah-langkah yang diharapkan.
Perkembangan SIM di masa depan : mungkin akan lebih bermanfaat lagi dalam membantu pencapaian tujuan manusia seiring berkembangnya teknologi sekarang.
4. Apa
keuntungan dan kerugian dari penggunaan SIM bagi sebuah perusahaan
Keuntungan :
- Meningkatkan efisiensi operasional. Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya (low-cost leadership). Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.
- Memperkenalkan inovasi dalam bisnis. Misalnya penggunaan ATM (automated teller machine) dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun. Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran(switching costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi ,maka mereka akan segan untuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.
- Membangun sumber-sumber informasi strategis. Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users.
Kekurangan
:
- Pengorganisasian perusahaan yang kurang wajar
- Kurangnya perencanaan yang memadai
- Kurang personil yang handal
- Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.
5. Komponen
apa saja yang diperlukan dalam SIM
Komponen Sistem
Informasi Manajemen Secara Fungsional :
- Sistem
Administrasi dan Operasional
Sistem ini melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin seperti bagian personalia, administrasi dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui. - Sistem
Pelaporan Manajemen
Sistem ini merupaka sistem yang memiliki fungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan laporan yang bersifat periodik kepada para pengambil keputusan,sehingga para pengambil keputusan memiliki bahan-bahan atau informasi-informasi yang di perlukan untuk mengambil keputusan dengan benar. - Sistem Database
Database adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. - Sistem
Pencarian
Berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur. - Manajemen
Data
Manajemen Data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa data:
1. Data Akurat
2. Up to Date (Mutakhir)
3. Aman
4. Tersedia bagi pemakai (user)
Berfungsi sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.
Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fisik : - Perangkat
keras:
Perangkat keras adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
Hardware memiliki komponen pokok yaitu :
o Input
o Pemrosesan (CPU)
o Penyimpanan
o Output - Perangkat
lunak
Jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. melalui sofware atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah. - DataBase
Database berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah. - Prosedur
pengoperasian
Prosedur merupakan komponen fisik karena prosedur disediakan dlm bentuk fisik seperti buku panduan & instruksi. - Personalia
pengoperasian
1. Operator
2. Programmer
3. Analisa sistem
4. Personalia penyiapan data
5. Koordinator operasional SIM dan pengembangannya.
6. Jelaskan
bagaimana hubungan SIM dan fungsi manajemen!
Hubungan sesuai dengan
sinergi yaitu serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan
terkoordinasi dan secara rasional terpaddu yang mampu mentransformasi data
sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan
produktifitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria
mutu yang telah ditetapkan. Kegiatan utama dari semua sistem informasi,yaitu
menerima data sebagai masukan, kemudian pemrosesannya dengan melakukan
perhitungan, penggabungan unsur-unsur data, pemuktahiran dan lain-lain,
akhirnya memperoleh informasi sebagai keluaran. Serta fungsi manajemen itu
sendiri merupakan berbagai jenis tugas ataupun kegiatan manajemen yang mempunyai
peranan khas dan bersifat saling menunjang untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya.
7. Mengapa
SIA dikatakan bagian terbesar dari SIM !
Karena sistem
informmasi akuntansi ini berada diberbagai bidang operasional manajemen
organisasi, sehingga sistem informasi akuntansi dapat didefinisikan sebagai
kumpulan-kumpulan sub sistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja
sama secara harmonisasi untuk mengolah data keuangan menjadi informasi keuangan
yang diperlukan untuk manajemen dalam proses pengambilan keputusan dibidang
keuangan.
8. Jelaskan
manfaat SIM untuk suatu perusahaan !
- Meningkatkan efisiensi operasional : Investasi didalam teknologi system informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien sehingga perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya.
- Memperkenalkan inovasi dalam bisnis : penggunaan atm dalam perbankan merupakan contoh baik dari inovasi teknologi system informasi,dengan adanya atm bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun.
- Membangun sumber-sumber informasi strategis : teknologi system informasi mendorong perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendukung strategis bersaing perusahaan untuk mendapatkan kesempatan dalam keuntungan strategis.
- Mendukung pengambilan keputusan manajerial : untuk mempermudah manajemen dan menunjang proses pengambilan keputusan karena sistem informasi manajemen menyediakan informasi bagi manajemen perusahaan dimana sistem informasi tersebut dilakukan
9. Kualitas
suatu informasi dipengaruhi 3 hal : relevancy, accurancy, timeline. Jelaskan !
- Relevancy : Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya. Pengukuran nilai relevansi, akan terlihat dari jawaban atas pertanyaan “how is the message used for problem solving (decision masking)?” Informasi akan relevan jika memberikan manfaat bagi pemakainya.
- Accurancy : Sebuah informasi dapat dikatakan akurat jika informasi tersebut tidak bias atau menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya. Beberapa hal yang dapat berpengaruh terhadap keakuratan sebuah informasi adalah:
- Kelengkapan Informasi
- Kebenaran Informasi
- Keamanan Informasi
- Timeline : How quickly is input transformed to correct output?” Bahwa informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak boleh terlambat (usang). Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai yang baik, sehingga kalau digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dapat menimbulkan kesalahan dalam tindakan yang akan diambil.
Rabu, 04 November 2015
TUGAS SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (DECISION SUPPORT SYSTEM)
Tugas Sistem Pendukung Keputusan Ms. Word Klik disini
Tugas Sistem Pendukung Keputusan Power Point Klik disini
Tugas Sistem Pendukung Keputusan Power Point Klik disini
Kamis, 22 Oktober 2015
PERANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PERUSAHAAN
Tugas Peranan SIM dalam Perusahaan Ms.Word Klik disini
Tugas Peranan SIM dalam Perusaahaan Power Point Klik disini
Tugas Peranan SIM dalam Perusaahaan Power Point Klik disini
Rabu, 07 Oktober 2015
Makalah Sistem Informasi Manajemen Sekolah
MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH

Untuk Memenuhi Tugas Sistem Informasi Manajemen
Disusun Oleh :
Nama : Dita Anggiwibia
NIM : 11140252
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD Jateng
2015
BAB 1
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Suatu lembaga pendidikan formal memiliki keinginan untuk menjelaskan,
mendefinisikan serta menerapkan suatu model pendidikan yang berdasarkan
ekspektasinya memilki kapabilitas dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Manajemen pendidikan pada era informasi merupakan suatu prioritas untuk
kelangsungan pendidikan atau dengan kata lain merupakan suatu bentuk pendidikan
yang harus memiliki ciri khusus untuk menciptakan hasil yang sesuai dengan
tujuan lembaga pendidikan. Hal ini disebabkan penurunan perkembangan pendidikan
dilihat dari segi kualitas dan hasil dari ekspektasi lembaga pendidikan. Selain
itu, penurunan ini juga disebabkan oleh tidak tersedianya manajemen yang baik
untuk mengelola pendidikan di beberapa lembaga pendidikan.
Pendidikan harus menetapkan visi dan misi yang jelas untuk memproduksi
keputusan yang berkualitas dan beroperasi secara maksimal seiring perkembangan
zaman. Untuk mewujudkan hal ini, perlu dibuat suatu struktur dan manajemen yang
pasti dan sesuai dengan visi dan misi lembaga pendidikan. Melalui penggunaan
internet dan sistem informasi, lembaga pendidikan dapat mengembangkan manajemen
yang baik.
Menurut UU No. 20 tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan
pada dasarnya adalah proses komunikasi yang di dalamnya berisi suatu
transformasi pengetahuan, berbagai nilai dan keterampilan baik di dalam maupun
luar sekolah yang berlangsung secara konstan dari satu generasi ke generasi
berikutnya.
Ruang Lingkup
Ruang lingkup dalam penulisan makalah ini, yaitu terbatas pada:
- Konsep sistem informasi manajemen.
- Penggunaan SIM di lembaga pendidikan.
- Analisa SIM lembaga pendidikan.
- Prinsip-prinsip SIM di sekolah.
- Kebutuhan-kebutuhan pendukung SIM.
Tujuan dan Manfaat
·
Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk menganalisa penggunaan SIM (sistem
informasi manajemen) dalam berbagai lembaga sekolah, memahami konsep manajemen,
memperdalam ilmu mengenai prinsip dan teori serta menginvestigasi kebutuhan
yang diperlukan untuk membangun sistem informasi manajemen sekolah.
·
Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini dikhususkan kepada
lembaga pendidikan agar dapat memperdalam ilmu mengenai sistem informasi
manajemen sekolah dan menggunakannya untuk peningkatan kualitas layanan baik
bagi sekolah maupun pihak umum.
BAB 2
LANDASAN TEORI
Database
Database merupakan koleksi data yang saling berhubungan yang
dapat diperoleh dengan mudah dan diproses dengan komputer. (http://www.jerrypost.com/MIS/MISGlossary.html)
Informasi
Informasi merupakan data yang telah diproses, diatur, dan diintegrasikan
untuk menyediakan suatu pandangan tertentu. Informasi yang berkualitas memiliki
5 kriteria, yaitu :
- Akurat : informasi harus bisa dipercaya, bebas dari kesalahan, dan tidak membingungkan pengguna informasi.
- Tepat waktu : informasi harus diterima tidak terlambat sehingga tidak mengganggu proses pengambilan keputusan.
- Relevan : informasi yang diperoleh harus sesuai dengan masalah yang dibahas.
- Lengkap : informasi yang disajikan lengkap sehingga mempermudah penerima dalam menggunakannya untuk berbagai kegiatan.
- Jelas : informasi yang disampaikan harus jelas artinya / tidak ambigu.
Sistem
Sistem dijabarkan melalui pendekatan prosedur dan pendekatankomponen.
Berdasarkan pendekatan prosedur, sistem berartisekumpulanprosedur-prosedur yang
memiliki suatu tujuan tertentu sedangkan berdasarkan pendekatan komponen,sistem
berartisekumpulan komponen yang saling berhubungan dan membentuk kesatuan untuk
mencapai tujuantertentu.(Jogiyanto,2001. Sistem Teknologi Informasi, hal 34).
Sistem Informasi
Sistem informasi adalah kombinasi hardware, software,
infrastruktur, dan personel terlatih yang diatur untuk memfasilitasi
perencanaan, kontrol, koordinasi, dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.(http://www.businessdictionary.com/definition/information-system.html)
Manajemen
Manajemen adalah pengelolaan dan koordinasi berbagai aktivitas bisnis
dengan tujuan untuk mencapai suatu objektif yang diinginkan. Manajemen sering
dimasukkan sebagai faktor produksi suatu organisasi seiring dengan mesin,
material, dan biaya. Menurut ahli manajemen, Peter Drucker (1909-2005), tugas
dasar manajemen adalah pemasaran dan inovasi.
Praktek manajemen modern berasal dari studi dari masa lampau yang dilakukan
Sir Thomas More (1478 – 1535) dengan melihat berbagai kegagalan dan rendahnya
efisiensi kesuksesan beberapa perusahaan. Manajemen berisi berbagai fungsi yang
saling berkaitan untuk membuat peraturan perusahaan, pengaturan,
perencanaan, pengontrolan, dan pengarahan sumber daya organisasi dengan tujuan
untuk mencapai objektif yang sesuai dengan peraturan yang telah dibuat.
Management
Information System (MIS)
Management Information System / MIS merujuk kepada suatu sistem
berbasis komputer yang menyediakan suatu alat bagi manajer untuk menyusun,
mengevaluasi, dan mengelola berbagai departemen dalam organisasi secara
efisien.
Untuk menyediakan informasi baik informasi lama, baru, dan masa depan,
sistem informasi manajemen dapat menggunakan software yang membantu
dalam membuat keputusan, sumber daya seperti database, hardware
sistem, sistem pendukung keputusan, manajemen sumber daya manusia dan proyek,
dan berbagai proses terkomputerisasi lain yang membantu departemen dalam
bekerja secara lebih efisien. (http://www.webopedia.com/TERM/M/MIS.html).
BAB 3
PEMBAHASAN
3.1 Sistem Informasi Manajemen Sekolah
Aplikasi pengunaan SIM di Sekolah
Kegiatan dalam lingkungn sekolah terutama dalam kegiatan belajar mengajar, sistem informasi manajemen semakin berkembang tentu saja dengan dukungan teknologi yang semakin maju pula. Sekolah yang belum menerapkan SIM bisa dikatakan sekolah yang belum update dan masih ketinggalan jaman, karena sekarang semua kegiatan sekolah lebih menguntungkan bila menggunakan SIM.
Pada sistem penerimaan siswa baru, SIM dibutuhkan untuk memudahkan calon siswa untuk mendaftar ke sekolah tersebut, misalkan lewat sistem online. Pihak sekolah dengan mudah menyimpan data calon siswa untuk diolah lebih lanjut dalam database. Memudahkan semua pihak untuk berinteraksi, misalnya pihak sekolah dapat memberikan informasi kepada calon siswa/masyarakat yaitu mengakses informasi tersebut dengan mudah. Segala informasi yang dibutuhkan oleh masyarat dapat dengan mudah diperoleh tanpa harus datang langsung, dan cukup dibelakang meja komputer dan online.
Sistem Informasi Manajemen diperlukan disekolah-sekolah, salahsatunya
dengan peningkatan kemampuan TIK. Kita harus tahu bahwa untuk memanfaatkan TIK
dalam hal pembelajaran tidak semudah dibayangkan. Perlu beberapa syarat yang
harus dipenuhi demi terwujudnya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, diantaranya
:
1. Adanya akses teknologi
internet untuk guru maupun siswa, baik di dalam kelas, sekolah, maupun lembaga
pendidikan guru.
2. Adanya materi
yang bermutu bagi guru dan siswa
3. Guru harus harus
produktif terhadap perkembangan TIK
4. Selain itu,
untuk menghindari pemanfaatan teknologi yang kurang bermanfaat apalagi dalam
hal negatif oleh siswa karena pembelajaran TIK antar siswa dengan cepat maka
mengarahkan pemanfatan TIK.
Beberapa pemanfaatan TIK dalam
pembelajaran diantaranya :
1.
Presentasi
2.
Demonstrasi
3.
Kelas Virtual
Pemanfaatan blog, jejaring sosial menjadikan mereka kreatif dan mengurangi dampak nongkrong atau perkumpulan yang tidak bermanfaat. Mempersiapkan diri kita untuk bersaing di dunia global yang menuntutü kita terjun dalam teknologi, nah apabila kita terbiasa menulis di Blog maka kita akan terbiasa menggunakan teknologi dalam menjalani kehidupan.
Dengan e-mail, siswa bisa mengirimkan tugas yang diberikan oleh guru tanpa harus bertatap muka langsung. Dan dengan menjelajah internet, siswa akan tahu banyak hal yang bisa di dapat melalui internet seperti mencari artikel yang berkaitan dengan mata pelajaran di sekolah. Ini semua sangat menunjang sekali terhadap proses belajar di sekolah.
Di sekolah lain pun SIM dijumpai dengan banyak macamnya. Salah satunya ditawarkan kepada sekolah bentuk SIM yang akan diimplementasikan dalam bentuk alat pemrosesan data sekolah berupa perangkat lunak berbasiskan web. Hal tersebut dimaksudkan untuk menunjang kegiatan-kegiatan sekolah, yang mempunyai tujuan sebagai berikut :
• Tersedianya Informasi untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan bagi kepentingan sekolah ke depan
• Tersedianya layanan informasi bagi komunitas sekolah seperti guru, siswa, staf, pimpinan, orang tua, alumni dan masyarakat pada umumnya
• Memberikan nilai tambah bagi profil sekolah sehingga bisa meningkatkan daya saing yang lebih baik
Tujuan-tujuan diatas sesuai dengan perkembangan yang dinamis bagi keperluan pengembangan sekolah di masa datang yaitu fleksibilitas, akuntabilitas dan transparansi sehingga sekolah diharapkan tidak akan ketinggalan jaman dalam mempersiapkan anak didiknya menghadapi era global yang sudah berjalan dengan sangat cepat ini. Dalam pengembangan SIM Sekolah ini, kami harapkan aplikasi berbasis web ini memiliki keunggulan-keunggulan diantaranya :
a.
Berbahasa Indonesia, hal ini untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasionalkan
SIM Sekolah.
b. Jumlah
pengguna tidak dibatasi, karena sistemnya menggunakan basis web sehingga siapa
saja yang terhubung ke jaringan server SIM Sekolah bisa mengakses melalui
browser
c.
Memiliki fitur backup database secara manual dan otomatis, sehingga keamanan
data bisa lebih terjamin
d. Pengaturan
Menu yang user-friendly sesuai dengan hak akses masing-masing pengguna sehingga
memberikan kemudahan dalam menggunakannya
e. Menghasilkan
laporan-laporan yang berguna bagi pengambilan keputusan dan perencanaan, baik
laporan bersifat khusus maupun umum.
Komponen
Sistem Informasi Manajemen yang diperlukan
Komponen
sistem informasi manajemen adalah seluruh elemen yang membentuk suatu
sistem informasi. Komponen sistem informasi terbagi menjadi dua yaitu komponen
Sistem informasi manajemen secara fungsional dan sistem informasi manajemen secara
fisik :
1. Komponen
Sistem Informasi Manajemen Secara Fungsional
Komponen
sistem informasi adalah seluruh komponen yang berhubungan dengan
teknik pengumpulan data, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, dan penyajian
informasi yang dibutuhkan untuk manajemen, meliputi:
a. Sistem
Administrasi dan Operasional
Sistem ini
melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin seperti bagian personalia, administrasi
dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini
harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui.
b. Sistem
Pelaporan Manajemen
Sistem ini
berfungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan-laporan yang bersifat periodik
kepada pengambil keputusan atau manajer.
c. Sistem
Database
Berfungsi
sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi,
dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan
perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar
yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah.
d. Sistem
Pencarian
Berfungsi
memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan
sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur.
e. Manajemen
Data
Berfungsi
sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan
database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.
2. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara
Fisik
Komponen
Sistem Informasi Manajemen secara fisik adalah keseluruhan perangkat dan
peralatan fisik yang digunakan untuk menjalankan sistem informasi manajemen.
Komponen-komponen tersebut meliputi:
a. Perangkat
keras:
1) Komputer
(CPU, Memory)
2) Pesawat
Telepon
3) Peralatan
penyimpan data (Decoder)
b. Perangkat
lunak
1) Perangkat
lunak yang umum untuk pengoperasian dan manajemen data
2) Program
aplikasi
c. DataBase
1) File-file
tempat penyimpanan data dan informasi
2) Media
penyimpanan seperti pita komputer, paket piringan.
d. Prosedur
pengoperasian
1) Instruksi
untuk pemakai, cara yang diperlukan bagi pemakai untuk mendapatkan informasi
yang akan digunakan
2)
Instruksi penyiapan data sebagai input
3)
Instruksi operasional
e. Personalia
pengoperasian
1) Operator
2 )
Programmer
3) Analisa
sistem
4) Personalia
penyiapan data
5) Koordinator
operasional SIM dan pengembangannya.
Syarat dan Ruang Lingkup Perencanaan Sistem Informasi Manajemen
Sekolah
Ada beberapa faktor yang dapat menjadi syarat kesuksesan sistem informasi
manajemen suatu sekolah, antara lain :
- Ketersediaan / availability
Informasi yang dipersiapkan untuk membuat sistem informasi harus tersedia
bagi pihak-pihak dalam sekolah. Hal ini merupakan suatu hal mendasar dalam
merancang suatu sistem informasi.
- Mudah untuk dipahami / comprehensibility
Informasi yang tersedia di dalam sistem harus dimengerti oleh pihak pembuat
keputusan sistem. Informasi yang termasuk di dalamnya adalah informasi mengenai
jadwal rutin tugas-tugas dari sistem informasi dan keputusan yang tepat.
- Kesesuaian / relevant
Informasi yang ada di sistem harus berupa informasi yang sesuai dengan apa
yang dibutuhkan suatu organisasi. Informasi ini bisa berkaitan dengan permasalahan
yang sedang dihadapi, misi, ataupun tujuan dari organisasi yang berkaitan.
- Kelengkapan / completeness
Informasi yang lengkap tidak berarti banyaknya informasi yang ada di dalam
suatu sistem. Kelengkapan berarti informasi yang diperlukan cukup untuk memenuhi
standar yang berlaku dalam organisasi yang menggunakan sistem informasi yang
bersangkutan. Hal ini berperan penting dalam menghasilkan suatu sistem
informasi yang fungsional bagi penggunanya.
- Ketepatan waktu / timing
Penyediaan informasi yang tepat merupakan hal yang penting untuk merancang
suatu sistem informasi. Informasi harus memenuhi syarat-syarat sebelumnya
sebelum dapat dianalisis untuk membuat sistem akhir.
- Terorganisir / coordinated
Sistem informasi yang dibuat harus terstruktur sehingga membuat sistem
bekerja dengan baik. Letak sistem informasi manajemen dilakukan secara
terpusat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi dapat digunakan
oleh bagian-bagian sistem yang sesuai.
- Meningkatkan produktivitas
Sistem informasi manajemen harus mampu meningkatkan produktivitas
organisasi yang bersangkutan. Misalnya, sistem informasi manajemen sekolah
menyediakan suatu layanan untuk membuat record mengenai data siswa
sekolah tersebut. Hal ini akan mempermudah pihak administrasi dalam mengelola
data dan juga mengurangi tingkat kesalahan pemrosesan data.
Sistem informasi manajemen sekolah memiliki suatu ruang lingkup. Hal ini
dilakukan untuk memberikan batasan yang jelas antara bagian-bagian sistem yang
ada dalam sistem. Ruang lingkup standar sistem informasi manajemen sekolah
meliputi :
- Sistem Informasi Profil Sekolah
Merupakan sistem utama dari sekolah. Konten yang ada di dalamnya berupa
data sekolah yang terhubung dengan standar kode pengenal sistem informasi
manajemen sekolah dari jaringan pendidikan nasional. Standar kode digunakan
sebagai alat bagi dinas pendidikan daerah untuk memperoleh informasi mengenai
suatu sekolah. Hal ini bertujuan untuk mempermudah dinas pendidikan dalam
membuat suatu keputusan menyangkut pengembangan setiap sekolah.
- Sistem Informasi Manajemen dan Administrasi Personalia (SISILIA)
Sub-sistem informasi manajemen sekolah ini berkaitan dengan tenaga pengajar
sekolah. Isinya antara lain pengelolaan penerimaan pegawai honorer, data
mengenai jumlah tenaga pengajar sementara dan tetap, tunjangan, profil tenaga
pengajar, dan evaluasi kemampuan tenaga pengajar.
- Sistem Informasi Manajemen Kesiswaan Sekolah Terpadu
Sub-sistem yang berkaitan dengan pengelolaan informasi mengenai siswa
sekolah. Manajemen / pengelolaan informasi dilakukan dengan menggunakan nomor
induk siswa nasional / NISN.
- Sistem Informasi Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah
Sub-sistem yang mempermudah pengelolaan inventarisasi sarana dan prasarana
sekolah, persediaan, dan laporan mengenai pengelolaan peralatan dan
perlengkapan sekolah. Fungsi lainnya adalah perencanaan biaya mengenai
penyediaan dan perawatan seluruh inventaris sekolah. Hal ini akan mendukung
pihak manajemen sekolah dalam menganalisa kebutuhan operasional sekolah selama
satu periode pengajaran.
- Sistem Informasi Manajemen Kegiatan Akademik
Merupakan sub-sistem dasar manajemen pendidikan di sekolah. Terdiri dari 4
sudut pandang dengan struktur sebagai berikut :
- Sudut pandang dewan kurikulum
- Sudut pandang tenaga pengajar
- Sudut pandang pihak pengusaha / eksekutif
- Sudut pandang siswa
- Sistem Informasi Administrasi dan Pengelolaan Keuangan Sekolah
Sub-sistem yang berkaitan dengan manajemen keuangan sekolah. Kontennya
meliputi perencanaan anggaran pendapatan dan pembiayaan sekolah (RAPBS),
laporan mengenai transaksi pendapatan dan pengeluaran sekolah, dan sistem
akutansi yang terstruktur.
- Situs Layanan Informasi Sekolah dan Masyarakat
Merupakan media untuk menghubungkan berbagai pihak baik pihak dalam sekolah
maupun luar sekolah. Hal ini bertujuan untuk menyediakan suatu layanan
informasi mengenai sekolah / publikasi, menjelaskan berbagai hubungan dengan
pihak sponsor sekolah, dan menyediakan wadah dagi berbagai pihak untuk
membagikan ide dan gagasan yang berkaitan dengan sekolah.
Material Penyusun Sistem Informasi Manajemen Sekolah
Untuk membuat suatu sistem berdasarkan ruang lingkup sistem informasi
manajemen sekolah, diperlukan bahan-bahan / material yang sesuai. Hal ini
bertujuan untuk mendukung terciptanya sistem informasi yang baik. Beberapa material
yang dapat dijadikan acuan untuk membuat sistem informasi manajemen sekolah,
antara lain :
- Profil Siswa
Merupakan data siswa secara keseluruhan. Hal ini meliputi biaya admisi,
biaya sekolah, kelas, hasil prestasi, dan penghargaan serta catatan mengenai
siswa yang bersangkutan.
|
No
|
Nama Kebutuhan
|
Detail Kebutuhan
|
|
1
|
Registrasi Siswa
|
Data penerimaan siswa baru
|
|
2
|
Kelas dan Subjek Siswa
|
Data mengenai kelas dan subjek
yang disediakan dalam suatu kelas untuk siswa
|
|
3
|
Kartu Hasil Prestasi Siswa
|
Data mengenai hasil perolehan
nilai siswa pada subjek dan kelas tertentu
|
|
4
|
Biaya Sekolah Siswa
|
Data biaya dan iuran sekolah
|
|
5
|
Penghargaan dan Catatan Siswa
|
Data mengenai penghargaan dan
catatan mengenai siswa selama masa studi siswa
|
|
6
|
Surat Pengunduran Diri Siswa
|
Surat penjelasan siswa yang
mengundurkan diri selama masa studi
|
- Subjek dan Kelas Sekolah
Merupakan informasi mengenai kelas-kelas yang ditawarkan sekolah seperti
matematika dan bahasa dan subjek-subjek yang ada di dalam kelas tersebut.
|
No
|
Nama Kebutuhan
|
Detail Kebutuhan
|
|
1
|
Kelas Sekolah
|
Informasi mengenai kelas yang
ditawarkan sekolah
|
|
2
|
Subjek dalam Kelas Sekolah
|
Informasi mengenai subjek dalam
suatu kelas yang ditawarkan sekolah
|
|
3
|
Biaya Kelas
|
Informasi biaya dari berbagai
kelas
|
- Peran Sistem Sekolah
Merupakan konten mengenai peran dan tanggung jawab
dari berbagai fakultas sekolah.
|
No
|
Nama Kebutuhan
|
Detail Kebutuhan
|
|
1
|
Tenaga Pengajar
|
Memungkinkan pengajar untuk
mengelola data siswa meliputi kuis, tugas, hasil ujian tengah semester dan
akhir semester
|
|
2
|
Resepsionis
|
Memungkinkan resepsionis untuk
menambah, menghapus, memperbaharui, dan melihat data akademis dan biaya siswa
|
|
3
|
Kepala Sekolah
|
Memungkinkan kepala sekolah untuk
melihat data siswa, biaya, informasi dan kinerja staf sekolah
|
- Perencanaan Sekolah
Informasi mengenai jadwal kelas dan berbagai peristiwa penting yang
dilaksanakan di sekolah.
|
No
|
Nama Kebutuhan
|
Detail Kebutuhan
|
|
1
|
Jadwal Kelas
|
Informasi mengenai penambahan
kelas baru, pembaharuan jadwal kelas per masa studi, dan penjelasan seluruh
jadwal kelas yang ada dalam sekolah
|
|
2
|
Jadwal Peristiwa Penting / Event
|
Informasi mengenai berbagai tipe
dan event yang akan datang
|
- Kehadiran
Memungkinkan pembuatan laporan mengenai daftar kehadiran siswa dan staf
sekolah.
|
No
|
Nama Kebutuhan
|
Detail Kebutuhan
|
|
1
|
Kehadiran Siswa
|
Informasi mengenai pembuatan
laporan dan pengelolaan kehadiran siswa
|
|
2
|
Kehadiran Staf Sekolah
|
Informasi mengenai pembuatan
laporan dan pengelolaan kehadiran staf sekolah
|
Analisa dan Perancangan Sistem
·
Analisa Sistem
Analisa sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian sistem informasi ke
dalam beberapa bagian dengan maksud untuk identifikasi dan evaluasi. Berbagai
permasalahan, kesempatan, dan hambatan, dan kebutuhan yang diharapkan dianalia
sehingga dapat dicari solusinya.
·
Analisa Kelemahan Sistem
Analisakelemahan sistem dapat dilakukan dengan meninjau permasalahan yang
mengganggu sistem yang sudah digunakan / ada sebelumnya. Masalah-masalah pada
sistem dapat diidentifikasi melalui teknik analisa PIECES yang terdiri dari 6
komponen, yaitu :
- Performance (kinerja), dapat ditinjau dari :
- Tingkat keberhasilan pengiriman message dalam jaringan sistem (throughput).
- Waktu respon / jawaban sistem (response Time).
- Information (informasi), dapat dilihat melalui :
- Hasil
Dari hasil yang ada, dilihat apakah ada kekurangan informasi, kesesuaian
informasi dengan masalah, kelebihan informasi, format informasi yang tidak
berguna / dimanfaatkan, ketidaktepatan informasi, dan kesulitan pembuatan
informasi.
- Masukan / input
Input data dapat bermasalah jika data sulit untuk didapat,
adanya pengulangan perolehan data, terlalu banyak data yang diperoleh, dan
kemungkinan perolehan data yang tidak legal / melanggar hak cipta.
- Data yang disimpan
Data yang disimpan dapat menimbulkan permasalahan jika data tidak aman dari
berbagai ancaman dan tindak pembajakan, data tidak terorganisir, data tidak
fleksibel, dan data tidak dapat diakses.
- Economic (ekonomi), dapat dilihat dari :
- Biaya
Biaya dapat menimbulkan masalah jika biaya yang diperlukan tidak diketahui,
tidak dapat ditelusuri, dan terlalu mahal.
- Profit / keuntungan
Profit dapat dicapai dengan melihat tren bisnis baru dan peningkatan
pemasaran.
- Control (kontrol), dapat diteliti melalui :
- Keamanan / kontrol yang kurang
Hal ini dapat menyebabkan data masukan tidak cukup diolah, regulasi privasi
data dapat dilanggar, kemungkinan terjadinya pemrosesan error, dan
pengambilan keputusan yang tidak benar (error).
- Keamanan yang terlalu ketat
Hal ini dapat menyebabkan ketidakpraktisan bagi pelanggan dan pekerja dan
penundaan pemrosesan.
- Efficiency (efisiensi), dapat dilihat melalui :
- Waktu yang terbuang dikarenakan kesalahan orang dan mesin / komputer
Hal ini dapat terjadi karena adanya pengulangan pemasukan data, pengulangan
pemrosesan data, dan pengulangan pembuatan informasi.
- Material dan usaha yang sia-sia dikarenakan kesalahan orang dan mesin / komputer
Hal ini bisa dilihat jika usaha dan material yang diperlukan untuk
menjalankan suatu tugas sangat besar.
- Service (layanan), dapat dilihat melalui :
- Sistem membuat hasil yang tidak akurat.
- Sistem membuat hasil yang tidak konsisten.
- Sistem membuat hasil yang tidak dapat dipercaya.
- Sistem tidak mudah untuk digunakan.
- Sistem tidak mudah untuk belajar.
·
Analisa Kebutuhan Sistem
Analisa kebutuhan sistem terbagi menjadi 2, yaitu :
- Kebutuhan Fungsional
Merupakan kemampuan sistem untuk menjalankan proses dan menampilkan
informasi sesuai dengan kepentingan pengguna. Beberapa kebutuhan fungsional
yang umum ada pada sistem informasi manajemen sekolah adalah :
- Administrator
Pada umumnya, pada suatu layanan sistem informasi manajemen sekolah tugas
yang dapat dilakukan administrator adalah melakukan login ke
sistem dan mengubah data siswa, guru, jadwal pembelajaran, kelas, daftar nilai
siswa, dan berita sekolah melalui penambahan maupun penghapusan data.
- Siswa
Siswa memiliki kebutuhan untuk mengakses sistem menggunakan nomor induk
masing-masing siswa, meninjau dan mem-print nilai dan jadwal kelas yang
diikuti, dan memperoleh bahan dan soal mata pelajaran terkait melalui fitur download.
- Guru
Guru dapat menggunakan sistem informasi manajemen sekolah untuk memasukkan
nilai masing-masing siswa dan materi yang diajarkan di kelasnya. Nomor induk
kependudukan dapat digunakan sebagai metode untuk login bagi
masing-masing guru.
- Visitor / pengunjung
Pengunjung dapat melakukan pendaftaran siswa baru dan melihat berita
terkait sekolah melalui MIS.
- Kebutuhan Non Fungsional
Merupakan faktor pendukung yang mengoptimalkan kinerja sistem. Hal ini
dapat ditinjau dari :
- Kebutuhan Hardware
Syarat hardwareminimal yang diperlukan dalam implementasi MIS,
antara lain :
- Processor Intel Pentium 4
- Hardisk 50GB
• RAM 1GB
• VGA 128MB
• Sistem Operasi Windows 7
- Kebutuhan Software
Software yang digunakan dalam pembuatan program sistem dapt
berupa :
• Sistem Operasi : Windows 7
- Web Server : Apache/XAMPP
- Database Server : MySQL
- Script Engine : PHP
- Web Browser : Google Chrome
- Kebutuhan Pengguna
Kebutuhan pengguna dalam tahap pembuatan sistem pada umumnya adalah :
- System analyst
Tugas : menganalisa sistem dengan mempelajari kemungkinan timbulnya
permasalahan dan penentuan kebutuhan sistem yang sesuai untuk kemudian
diidentifikasi sehingga dapat menghasilkan desain dan solusi yang tepat.
- Programmer
Tugas : penulisan kode program / pemrograman sistem yang telah ditentukan
sebelumnya berdasarkan rancangan yang telah dibuat system analyst.
- Operator / pemakai
Tugas : menggunakan sistem atau dalam beberapa kasus dapat berperan sebagai
pengelola sistem dengan terlebih dahulu dilatih programmer / system
analyst untuk mengetahui cara kerja sistem.
Analisa
Kelayakan Sistem
Studi kelayakan sistem merupakan suatu penilaian terhadap suatu
sistem untuk menentukan apakah sistem yang telah dikembangkan akan terus
dijalankan atau diganti dengan sistem baru. Institusi dan organisasi secara
otomatis dianggap telah memenuhi standar kelayakan teknologi jika sudah
menggunakan program berbasis internet. Analisa kelayakan sistem dibagi menjadi
2, yaitu :
- Analisa Kelayakan Teknologi
Teknologi dianggap layak jika informasi dari suatu lembaga sekolah dapat
diakses melalui layanan internet. Selain itu, suatu repositori khusus institusi
penyedia informasi perlu dibuat, selalu terhubung dengan jaringan internet
dalam waktu 24/7, dapat diakses kapanpun dan di manapun.
- Analisa Kelayakan Hukum
Kelayakan hukum dapat dilihat dari peraturan yang diterapkan oleh
institusinya. Hukum yang telah ditetapkan tidak boleh dilanggar melalui
kesalahan dalam penggunaan sistem atau berbagai aspek lainnya. Aspek utama yang
harus menjadi fokus untuk kelayakan jukum adalah masalah hak cipta. Untuk
menghindari masalah pembajakan / ilegalitas data, maka sistem harus disertakan
dengan kekuatan hukum melalui pembuatan hak cipta atas sistem tersebut.
Sistem baru yang akan digunakan dianggap layak jika tidak menyimpang dari
hukum yang ada, karena sistem yang diterapkan tidak mengandung unsur SARA,
pelecehan, dan tidak merupakan hasil pembajakan karya individu lain. Hal ini
perlu diutamakan untuk tidak menimbulkan masalah bagi pihak sekolah yang
bersangkutan.
- Analisa Kelayakan Operasional
Optimalisasi penerapan sistem dapat tercapai jika staf yang akan
menggunakan sistem diberikan pelatihan untuk memungkinkan operasi sistem yang
lebih baik. Hal ini ke depannya juga akan memberikan pengaruh antara lain
mempercepat proses arus data informasi dan meningkatkan ketepatan informasi
kepada pengguna.
Sistem yang dianggap layak secara operasional juga dilihar dari sejauh mana
kemampuan pengguna baik staf sekolah, guru, siswa, orang tua siswa, dan
masyarakat dalam menggunakannya. Jika mereka mampu memahami penggunaan setiap
bagian sistem, maka sistem dapat dianggap layak secara operasional.
Implementasi Sistem
Tahapan implementasi terdiri atas 4 bagian, yaitu :
- Publikasi website
Hal ini dilakukan dengan memasukkan website yang belum diolah ke
internet sebagai prototype yang dapat diakses orang lain.
- Pengujian sistem
Tujuan pengujian sistem adalah untuk mengetahui kekurangan darisistem yang
dibuat dengan melakukan kegiatan studi kelayakan. Uji programdilakukan oleh
pihak yang memiliki kepentingan terhadap sistem tersebut. Ada dua jenis uji
program, yaitu :
- White Box Testing
Tes ini dimaksudkan untuk memprediksi cara kerja software secara
rinci. Salah satu bentuk uji white box adalah uji konversi di mana
pengujian dianggap sukses jika fungsi-fungsi software dapat berjalan
sesuai dengan ekspektasi pengguna sistem.
- Black Box Testing
Tes ini dilakukan melalui uji coba antar muka software. Tujuan uji
ini adalah pencarian kesalahan / error pada fungsi dikarenakan adanya
kesalahan fungsi, hilangnya fungsi pada sistem, antar muka, struktur data, dan
kinerja yang tidak sempurna.
Salah satu contoh black box testing adalah uji validasi. Untuk
melakukan pengujian, maka langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah
menjalankan aplikasi, menambahkan data dan menyimpan data.
- Konversi sistem
Merupakan tahap peralihan dari penggunaan sistem lama ke sistem baru.
- Implementasi Lanjutan
Merupakan tahap pengembangan sistem secara lebih lanjut, monitorisasi
sistem dan penjagaan sistem dari kemungkinan terjadinya error yang tidak
dapat dicegah. Ada beberapa hal yang dilakukan pada tahap ini, antara lain :
- Memiliki duplikat website yang digunakan untuk sistem secara keseluruhan
Duplikasi dapat dilakukan dengan memindahkan data yang ada dalam website
ke dalam media penyimpanan seperti CD-ROM atau flashdisk sebagai
antisipasi kesalahan jika pada suatu saat terdapat kesalahan pada sistem. Hal
ini akan mempermudah lembaga sekolah dalam melakukan backup data jika
diperlukan.
- Mengelola sistem melalui pembaharuan isi website, gambar, berita, dan keterangan lain yang berhubungan dengan lembaga sekolah.
BAB 4
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :
- Langkah-langkah yang spesifik mulai dari analisa sistem, definisi masalah, analisa PIECES, analisa kebutuhan sistem, dan berbagai aktivitas yang mendukung terbentuknya MIS yang interaktif dan menarik.
- Website merupakan media penyampaian informasi yang dapat menarik minat pengguna dan meningkatkan kualitas baik bagi pihak sekolah maupun luar sekolah.
- Penggunaan MIS menunjukkan citra positif lembaga sekolah tidak hanya dalam ruang lingkup nasional melainkan juga internasional dikarenakan penggunaan teknologi terbaru identik dengan penyesuaian dengan standar yang digunakan di berbagai negara.
- Sistem dapat meningkatkan kualitas pelayanan informasi melalui penyediaan informasi yang up-to-date dan jelas.
Saran
Beberapa saran yang dapat diungkapkan untuk meningkatkan penelitian di masa
yang akan dating, antara lain :
- Manajemen database sistem yang berkaitan dapat ditingkatkan dengan menerapkan konsep pengembangan sistem database yang terkait dengan lembaga sekolah. Hal ini bisa berupa penambahan fitur backup data untuk mencegah ancaman terhadap data di masa depan.
- Dari segi antar muka, website dapat dikembangkan secara interaktif dan user friendly sehingga menarik minat pengguna dan mempermudah proses komunikasi.
- Pemeliharaan sistem dengan melakukan maintenance perangkat lunak dan keras secara teratur.
- Penambahan fitur-fitur seperti untuk alumni agar terjalin hubungan antara alumni dengan lembaga sekolah dan sebagai penyedia informasi tambahan.
DAFTAR PUSTAKA
http://studentgoblog.blogspot.com/2012/04/sistem-informasi-manajemen-sekolah.html
Langganan:
Postingan (Atom)